Sabtu, 6 Juni 2026

Breaking News

  • Cegah Abrasi di Pesisir Kabupaten Siak, Polres Bersama Pemerintah Kampung Penyengat Tanam 7000 Bibit Mangrove   ●   
  • Sidang Memanas, Abdul Wahid dan SF Hariyanto Saling Berdebat    ●   
  • Satu Tahun Pimpin Siak Pasangan Afni-Syamsurizal Berhasil Bangun Sektor UMKM dan Kesehatan   ●   
  • Azlaini Agus: Kasus Abdul Waid Ini Adalah Kasus By Design untuk Menjegal!   ●   
  • SF Hariyanto Jadi Saksi Sidang Perkara Dugaan Korupsi Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid    ●   
Kisruh KPK-Polri
Tunggu Perintah Presiden, Panglima TNI Siap Gelar Operasi Militer Tuntaskan Kisruh KPK-Polri
Sabtu 07 Februari 2015, 08:36 WIB
Panglima TNI Jenderal Moeldoko (eramuslim)

JAKARTA, Riaumadani. com  - Dalam perseteruan antar dua lembaga penegak hukum negara ini, KPK-Polri, TNI jelas tidak akan ikut campur. Namun lain hal jika Jokowi meminta bantuan TNI. Sebab itu, Panglima TNI Jenderal Moeldoko menegaskan, TNI siap gelar operasi militer selain perang untuk menyelesaikan gesekan antara KPK dan Polri.

"Dengan jelas TNI mengatakan tidak akan ikut campur dalam masalah KPK dan Polri. Tetapi jika presiden memberi instruksi kami turun, kami akan melakukan operasi militer selain perang,"ungkap Moeldoko di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat [6/2/2015].

Operasi militer selain perang, adalah upaya TNI untuk mengembalikan stabilitas dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia [NKRI] jika situasi buruk terjadi, serta ada indikasi mengancam keutuhan NKRI.

Jika TNI dipanggil presiden, TNI harus siap apapun dan kapanpun itu. Tapi TNI tak mau dilibatkan dalam kisruh KPK dan Polri.  Pedoman kita adalah Presiden ingin agar tidak terjadi gesekan di Polri dan KPK,"tandas Moeldoko. **




Editor : TIS.
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top