Bukan Pemecah Suara Tapi Pemenang Pilkada
Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar H
Jawahir-H Bardansyah Harahap menyerahkan 49.727 dukungan yang tersebar
di 21 kecamatan dan 164 desa.
Jawahir : Kita Punya Strategi Khusus Menangkan Pilkada Kampar
Senin 08 Agustus 2016, 10:59 WIB
Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar H
Jawahir-H Bardansyah Harahap menyerahkan 49.727 dukungan yang tersebar
di 21 kecamatan dan 164 desa.
BANGKINANG. Riaumadani. com - Dihari ketiga KPUD Kampar menerima dokumen dukungan berupa fotokopi KTP dari para bakal calon perseorangan atau independen,sudah ada tiga pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati yang menyerah kan bukti dokumen.
Pasangan independen H Jawahir M.pd-H.Badransyah Harahap menjadi pasangan ketiga yang mengantarkan bukti dukungan ke Kantor KPUD Kampar, hari ini.
Sebelumnya, dihari pertama pasangan independen Rahmad Jevari Juniardo-H.Khairudin Siregar,dan dihari kedua, kemarin, pasangan H.Alfisyahri SH MH-H.Moh Asbin Wibowo
Dengan diantar oleh beberapa mobil keluarga dan tim kemudian dikawal oleh mobil patwal dari Polres Kampar,pada pukul 10.00 wib pagi Pasangan independen ini bertolak dari posko pemenangan Jawahir-Badransyah yang beralamat dijalan Ali Rasyid Bangkinang.
Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar H Jawahir-H Bardansyah Harahap menyerahkan 49.727 dukungan yang tersebar di 21 kecamatan dan 164 desa.
Demikian disampaikan H Jawahir didampingi balon wakilnya H Bardansyah Harahap kepada sejumlah wartawan usai menyerahkan berkas dukungan balon independen (perseorangan) di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kampar, Senin (8/8/2016).
Jawahir mengakui, dukungan yang diperoleh ini adalah hasil kerja keras tim dan masyarakat yang secara sukarela memberikan dukungan. Jawahir juga mengakui bahwa dirinya dengan Bardansyah yakin bahwa mereka lolos dalam verifikasi di KPU Kampar sehingga ditetapkan sebagai calon Bupati/Wakil Bupati Kampar pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kampar tahun 2017.
"Pada hari ini kami masih yakin lolos. Tak ada itu seandainya tak lolos, kami yakin lolos verifikasi," tegas Jawahir tersenyum.
Jika seandainya berkas dukungan masih kurang ia telah mempersiapkan antispasi kekurangan dukungan. "Tadi pagi masih ada yang mau mengantar dukungan," akui mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kampar dan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Kampar itu.
Berkaitan dengan adanya dukungan ganda dengan balon Bupati/Wakil Bupati perseorangan lainnya Jawahir juga optimis bahwa masyarakat akan menjatuhkan pilihan kepadanya.
"Jelas ada pasti ada (yang ganda red). Yang penting berdo'a kepada Allah. Yang penting nanti pas PPS bertanya kepada masyarakat, Allah akan menujukkan Jawahir," ulas Jawahir.
Jawahir dalam berjuang menjadi Bupati Kampar mengaku memegang tiga prinsip. "Saya pernah ke Cina, kalau kita mau berhasil ada tiga prinsip. Pertama jangan takut, kedua jangan menyesak, kalau takut kemarin saya tak jadi mencalonkan bupati karena resikonya hilang jabatan. Ketiga tawakkal. Di Cina begitu apalagi di Bangkinang," ujarnya.
Menurutnya, merekapun masih tetap menjalin komunikasi aktif dengan beberapa partai karena, menurut pasangan ini kalau mereka diberi amanah memimpin Kampar ini tentu kerja sama dengan partai akan harus tetap terjalin.
"Sampai hari ini kita tetap melakukan komunikasi dengan beberapa partai.Karna kita optimis bisa memenangkan pilkada ini," tegas Jawahir
"Apalagi kami sudah memilih wakil dari tapung. Tentunya kami telah mempersiapkan strategi khusus dalam mengambil hati masyarakat Kampar, tapi maaf strategi itu tidak bisa kami bocorkan sekarang, tunggu saja tanggal mainnya," kata dia serius
Ketika disinggung wartawan maju sebagai Bupati untuk pemecah suara kandidat yang lain.?. Jawahir dengan tegas mengatakan. "Bukan pemecah suara, tapi kami siap menjadi pemenang. Kalau pemecah suara tak harus dalam pilkada," tegas Jawahir didampingi balon wakilnya H Bardansyah Harahap.
Balon yang memiliki prinsip sekali layar terkembang pantang surut itu menegaskan bahwa sejak awal memang berniat maju menjadi calon Bupati Kampar dan dari jalur independen.
"Lobi dengan partai kita sudah berusaha namun keberuntungan belum bersama kita," pungkasnya.**
Pasangan independen H Jawahir M.pd-H.Badransyah Harahap menjadi pasangan ketiga yang mengantarkan bukti dukungan ke Kantor KPUD Kampar, hari ini.
Sebelumnya, dihari pertama pasangan independen Rahmad Jevari Juniardo-H.Khairudin Siregar,dan dihari kedua, kemarin, pasangan H.Alfisyahri SH MH-H.Moh Asbin Wibowo
Dengan diantar oleh beberapa mobil keluarga dan tim kemudian dikawal oleh mobil patwal dari Polres Kampar,pada pukul 10.00 wib pagi Pasangan independen ini bertolak dari posko pemenangan Jawahir-Badransyah yang beralamat dijalan Ali Rasyid Bangkinang.
Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar H Jawahir-H Bardansyah Harahap menyerahkan 49.727 dukungan yang tersebar di 21 kecamatan dan 164 desa.
Demikian disampaikan H Jawahir didampingi balon wakilnya H Bardansyah Harahap kepada sejumlah wartawan usai menyerahkan berkas dukungan balon independen (perseorangan) di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kampar, Senin (8/8/2016).
Jawahir mengakui, dukungan yang diperoleh ini adalah hasil kerja keras tim dan masyarakat yang secara sukarela memberikan dukungan. Jawahir juga mengakui bahwa dirinya dengan Bardansyah yakin bahwa mereka lolos dalam verifikasi di KPU Kampar sehingga ditetapkan sebagai calon Bupati/Wakil Bupati Kampar pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kampar tahun 2017.
"Pada hari ini kami masih yakin lolos. Tak ada itu seandainya tak lolos, kami yakin lolos verifikasi," tegas Jawahir tersenyum.
Jika seandainya berkas dukungan masih kurang ia telah mempersiapkan antispasi kekurangan dukungan. "Tadi pagi masih ada yang mau mengantar dukungan," akui mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kampar dan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Kampar itu.
Berkaitan dengan adanya dukungan ganda dengan balon Bupati/Wakil Bupati perseorangan lainnya Jawahir juga optimis bahwa masyarakat akan menjatuhkan pilihan kepadanya.
"Jelas ada pasti ada (yang ganda red). Yang penting berdo'a kepada Allah. Yang penting nanti pas PPS bertanya kepada masyarakat, Allah akan menujukkan Jawahir," ulas Jawahir.
Jawahir dalam berjuang menjadi Bupati Kampar mengaku memegang tiga prinsip. "Saya pernah ke Cina, kalau kita mau berhasil ada tiga prinsip. Pertama jangan takut, kedua jangan menyesak, kalau takut kemarin saya tak jadi mencalonkan bupati karena resikonya hilang jabatan. Ketiga tawakkal. Di Cina begitu apalagi di Bangkinang," ujarnya.
Menurutnya, merekapun masih tetap menjalin komunikasi aktif dengan beberapa partai karena, menurut pasangan ini kalau mereka diberi amanah memimpin Kampar ini tentu kerja sama dengan partai akan harus tetap terjalin.
"Sampai hari ini kita tetap melakukan komunikasi dengan beberapa partai.Karna kita optimis bisa memenangkan pilkada ini," tegas Jawahir
"Apalagi kami sudah memilih wakil dari tapung. Tentunya kami telah mempersiapkan strategi khusus dalam mengambil hati masyarakat Kampar, tapi maaf strategi itu tidak bisa kami bocorkan sekarang, tunggu saja tanggal mainnya," kata dia serius
Ketika disinggung wartawan maju sebagai Bupati untuk pemecah suara kandidat yang lain.?. Jawahir dengan tegas mengatakan. "Bukan pemecah suara, tapi kami siap menjadi pemenang. Kalau pemecah suara tak harus dalam pilkada," tegas Jawahir didampingi balon wakilnya H Bardansyah Harahap.
Balon yang memiliki prinsip sekali layar terkembang pantang surut itu menegaskan bahwa sejak awal memang berniat maju menjadi calon Bupati Kampar dan dari jalur independen.
"Lobi dengan partai kita sudah berusaha namun keberuntungan belum bersama kita," pungkasnya.**
| Editor | : | Jalinus.sK |
| Kategori | : | Kampar |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau