Peringatan BBGRM ke-13 dan HKG ke-44 Tahun 2016
Bupati Kampar, Jefry Noer memukul gong tanda resminya dibuka cara peringatan BBGRM dan HKG ke-44 tahun 2016. yang dilaksanakan di Lapangan anggun-anggun
Kecamatan Bangkinang, Kamis (14/4)
Bupati Kampar H.Jefry Noer. SH Buka Acara Peringatan BBGRM ke-13 dan HKG ke-44 Tahun 2016
Kamis 14 April 2016, 15:28 WIB
Bupati Kampar, Jefry Noer memukul gong tanda resminya dibuka cara peringatan BBGRM dan HKG ke-44 tahun 2016. yang dilaksanakan di Lapangan anggun-anggun
Kecamatan Bangkinang, Kamis (14/4)Advertorial Pemkab Kampar
BANGKINANG. Riaumadani. com - Bupati Kampar, H.Jefry Noer .SH membuka secara resmi acara Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke -13 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-44 tahun 2016 yang dilaksanakan di Lapangan Anggun-anggun Kecamatan Bangkinang, Kamis (14/4/2016).
Dalam kata sambutannya Jefry Noer mengatakan," kemerdekaan Negara Republik Indonesia tidak terlepas dari semangat gotong royong yang berkobar pada jiwa seluruh pejuang bangsa".
"Namun saat ini, setelah negara kita merdeka, semangat tersebut sudah mulai memudar di masyarakat, oleh karena itu tugas kita bersama untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong tersebut agar bangsa kita terus maju dan sejahtera,"ujarnya
Program Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) yang selama ini dicanangkan oleh Pemkab Kampar merupakan Program yang sangat baik dan mengandung semangat Gotong Royong. Dimana melalui Program RTMPE ini Pemerintah Kabupaten Kampar telah membangkitkan kembali semangat Gotong Royong ditengah-tengah masyarakat. Secara tidak langsung masyarakat telah bergotong royong dalam mewujudkan 3 Zero yaitu Zero Kemiskinan, Zero Pengangguran, Zero Rumah Kumuh.
H. Jefry Noer, SH menambahkan, dengan semangat "Gotong Royong" mari kita sukseskan Program RTMPE, kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kabupaten Kampar untuk dapat membuat Program RTMPE ini agar masyarakat terbebas dari kemiskinan, contohnya saja ternak ayam petelur, jika 100 ekor ayam petelur diberikan 10 ekor ayam jantan dapat menghasilkan minimal 50 butir telur setiap harinya, jika ada di Desa 20 Orang saja yang membuat Program RTMPE ini maka akan menghasilkan 1.000 butir telur setiap harinya, ini akan dapat memenuhi kebutuhan telur di Desa tersebut. Apabila menanam bawang 500 meter persegi saja, maka akan menghasilkan 500 kg.'himbaunya

Saat ini untuk kebutuhan hewan Qurban saja Provinsi Riau masih kekurangan 30.000 ekor sapi setiap tahunnya, jika Program RTMPE ini dapat terwujud maka Kabupaten Kampar tidak perlu lagi mendatangkan sapi qurban dari daerah lain seperti dari Lampung atau Sumatera Barat. Belum lagi untuk memenuhi sapi pedaging setiap harinya, ini merupakan peluang, kita punya potensi jangan sampai peluang ini kita sia-siakan
Bupati menambahkan, saat ini, di Kabupaten Kampar ada empat hal yang harus digotong royongkan. Pertama adalah kebersihan lingkungan, kemudian bergotong royong dalam mewujudkan 3 Zero, dan ketiga bergotong royong untuk memberantas narkoba, serta keempat mengamankan diri dan masyarakat dari bandar judi dan maling.
"Bila Keempat semangat gotong royong diatas bisa kita laksanakan, maka Insya Allah, Kampur yang sejahtera, aman dan makmur akan segera terwujud, namun bila semua kegiatan yang kita laksanakan ini hanyalah seremonial belaka, maka kita tidak akan pernah maju," kata Jefry berujar.

Selanjutnya BUpati menyebutkan, setiap kegiatan yang dilaksanakan di setiap SKPD, salah satunya di BPMPD adalah menggunakan uang rayat, jadi untuk itu kegiatan apapun yang diprogramkan oleh badan tersebut, haruslah yang punya manfaat bagi seluruh masyarakat, agar apa yang dilaksanakan tidak sia-sia belaka.
Pada kesempatan tersebut, Jefry Noer berpesan kepada kepala BPMPD dan seluruh masyarakat, agar gotong royong ini benar-benar diimplementasikan dilingkungannya masing, mulai dari Dusun sampai ketingkat Kecamatan, buatlah jadual-jadual untuk melakukan gotong royong bersama untuk membersihkan lingkungan, dan agar lebih bermakna dan berkesan, buat juga lomba Desa terbersih di setiap kecamatan.
Sementara itu, Kepala Badan pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Kampar H.Surya Budhi, SH dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan dari palaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong adalah untuk membangkitkan dan menggali kembali semangat gotong royong di masyarakat, sebagai upaya penguatan integrasi sosial menuju masyarakat mandiri dan sejahtera, meningkatkan pemahaman segenap jajaran TP-PKK masyarakat dan seluruh komponen bangsa serta meningkatkan semangat kader PKK agar mampu melaksanakan Program-Program PKK.
H. Surya Budhi, SH menyampaikan terimakasih kepada Ketua Penggerak PKK Kabupaten Kampar H. Eva Yuliana Jefry Noer, karena beliau sangat berperan aktif dan sangat penuh semangat guna menyukseskan acara ini, Surya Budhi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berupaya dalam membantu mewujudkan pelaksanaan kegiatan ini, terutama kepada Bapak Camat Bangkinang, Kepala Desa Muara Uwai beserta jajaran, dimana dengan tidak merasa lelah bekerja siang malam berusaha untuk terlaksananya acara ini.

Foto: Bupati Kampar, Jefry Noer memberikan piagam kepada pemenang dalam ajang BBGRM tingkat Kabupaten Kampar.
BPMPD Kabupatan Kampar juga memanfaatkan acara ini untuk menampilkan Program/Kegiatan yang telah di laksanakan dengan membuka Stand. pada Stand tersebut BPMPD menampilkan kegiatan Pos Pelayanan Teknologi (POSYANTEK) Kecamatan Bangkinang Kota bekerjasama dengan SMKN 1 Bangkinang. Posyantek tersebut menampilkan produk alat pencacah sampah, alat pemasang lampu, dan lain-lain. Tujuan dari Poyantek tersebut adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Muara Uwai Kecamatan Bangkinang juga bergabung menampilkan produk unggulannya
Pada kegiatan BBGRM kali ini ada berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan, diantaranya lomba penilaian pelaksanaan terbaik gotong royong masyarakat tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2016, memberikan bantuan peralatan gotong royong, penanaman 400 pohon. sedangkan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 44 tahun 2016 TP PKK Kabupaten Kampar juga melaksanakan berbagai perlombaan yang di ikuti oleh kader-kader PKK dan pengurus di kecamatan maupun desa diantaranya lomba mengaji hafiz 30 Juz, lomba memandikan bayi, lomba MC.
Pada kesempatan ini Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar, Eva Yuliana Jefry Noer mengatakan dalam rangka peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-44 diharapkan bahwa Tim penggerak PKK secara berjenjang berupaya keras untuk memperkuat kelompok dasawisma yang merupakan ujung tombak dari gerakan PKK termasuk didalamnya dengan memberikan perhatian kepada kader-kadernya.
Ditambahkan Eva dalam memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK, mari kita mengevaluasi apa saja yang telah dilakukan oleh PKK selama setahun ini, kemudian keberhasilan yang telah dicapai, apa masalah dan hambatannya, bagaimana solusi yang dibuat kedepannya untuk dijadikan tonggak agar melangkah lebih baik pada tahun berikutnya.(Adv/humas)
BANGKINANG. Riaumadani. com - Bupati Kampar, H.Jefry Noer .SH membuka secara resmi acara Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke -13 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-44 tahun 2016 yang dilaksanakan di Lapangan Anggun-anggun Kecamatan Bangkinang, Kamis (14/4/2016).
Dalam kata sambutannya Jefry Noer mengatakan," kemerdekaan Negara Republik Indonesia tidak terlepas dari semangat gotong royong yang berkobar pada jiwa seluruh pejuang bangsa".
"Namun saat ini, setelah negara kita merdeka, semangat tersebut sudah mulai memudar di masyarakat, oleh karena itu tugas kita bersama untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong tersebut agar bangsa kita terus maju dan sejahtera,"ujarnya
Program Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) yang selama ini dicanangkan oleh Pemkab Kampar merupakan Program yang sangat baik dan mengandung semangat Gotong Royong. Dimana melalui Program RTMPE ini Pemerintah Kabupaten Kampar telah membangkitkan kembali semangat Gotong Royong ditengah-tengah masyarakat. Secara tidak langsung masyarakat telah bergotong royong dalam mewujudkan 3 Zero yaitu Zero Kemiskinan, Zero Pengangguran, Zero Rumah Kumuh.
H. Jefry Noer, SH menambahkan, dengan semangat "Gotong Royong" mari kita sukseskan Program RTMPE, kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kabupaten Kampar untuk dapat membuat Program RTMPE ini agar masyarakat terbebas dari kemiskinan, contohnya saja ternak ayam petelur, jika 100 ekor ayam petelur diberikan 10 ekor ayam jantan dapat menghasilkan minimal 50 butir telur setiap harinya, jika ada di Desa 20 Orang saja yang membuat Program RTMPE ini maka akan menghasilkan 1.000 butir telur setiap harinya, ini akan dapat memenuhi kebutuhan telur di Desa tersebut. Apabila menanam bawang 500 meter persegi saja, maka akan menghasilkan 500 kg.'himbaunya

Saat ini untuk kebutuhan hewan Qurban saja Provinsi Riau masih kekurangan 30.000 ekor sapi setiap tahunnya, jika Program RTMPE ini dapat terwujud maka Kabupaten Kampar tidak perlu lagi mendatangkan sapi qurban dari daerah lain seperti dari Lampung atau Sumatera Barat. Belum lagi untuk memenuhi sapi pedaging setiap harinya, ini merupakan peluang, kita punya potensi jangan sampai peluang ini kita sia-siakan
Bupati menambahkan, saat ini, di Kabupaten Kampar ada empat hal yang harus digotong royongkan. Pertama adalah kebersihan lingkungan, kemudian bergotong royong dalam mewujudkan 3 Zero, dan ketiga bergotong royong untuk memberantas narkoba, serta keempat mengamankan diri dan masyarakat dari bandar judi dan maling.
"Bila Keempat semangat gotong royong diatas bisa kita laksanakan, maka Insya Allah, Kampur yang sejahtera, aman dan makmur akan segera terwujud, namun bila semua kegiatan yang kita laksanakan ini hanyalah seremonial belaka, maka kita tidak akan pernah maju," kata Jefry berujar.

Selanjutnya BUpati menyebutkan, setiap kegiatan yang dilaksanakan di setiap SKPD, salah satunya di BPMPD adalah menggunakan uang rayat, jadi untuk itu kegiatan apapun yang diprogramkan oleh badan tersebut, haruslah yang punya manfaat bagi seluruh masyarakat, agar apa yang dilaksanakan tidak sia-sia belaka.
Pada kesempatan tersebut, Jefry Noer berpesan kepada kepala BPMPD dan seluruh masyarakat, agar gotong royong ini benar-benar diimplementasikan dilingkungannya masing, mulai dari Dusun sampai ketingkat Kecamatan, buatlah jadual-jadual untuk melakukan gotong royong bersama untuk membersihkan lingkungan, dan agar lebih bermakna dan berkesan, buat juga lomba Desa terbersih di setiap kecamatan.
Sementara itu, Kepala Badan pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Kampar H.Surya Budhi, SH dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan dari palaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong adalah untuk membangkitkan dan menggali kembali semangat gotong royong di masyarakat, sebagai upaya penguatan integrasi sosial menuju masyarakat mandiri dan sejahtera, meningkatkan pemahaman segenap jajaran TP-PKK masyarakat dan seluruh komponen bangsa serta meningkatkan semangat kader PKK agar mampu melaksanakan Program-Program PKK.
H. Surya Budhi, SH menyampaikan terimakasih kepada Ketua Penggerak PKK Kabupaten Kampar H. Eva Yuliana Jefry Noer, karena beliau sangat berperan aktif dan sangat penuh semangat guna menyukseskan acara ini, Surya Budhi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berupaya dalam membantu mewujudkan pelaksanaan kegiatan ini, terutama kepada Bapak Camat Bangkinang, Kepala Desa Muara Uwai beserta jajaran, dimana dengan tidak merasa lelah bekerja siang malam berusaha untuk terlaksananya acara ini.

Foto: Bupati Kampar, Jefry Noer memberikan piagam kepada pemenang dalam ajang BBGRM tingkat Kabupaten Kampar.
BPMPD Kabupatan Kampar juga memanfaatkan acara ini untuk menampilkan Program/Kegiatan yang telah di laksanakan dengan membuka Stand. pada Stand tersebut BPMPD menampilkan kegiatan Pos Pelayanan Teknologi (POSYANTEK) Kecamatan Bangkinang Kota bekerjasama dengan SMKN 1 Bangkinang. Posyantek tersebut menampilkan produk alat pencacah sampah, alat pemasang lampu, dan lain-lain. Tujuan dari Poyantek tersebut adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Muara Uwai Kecamatan Bangkinang juga bergabung menampilkan produk unggulannya
Pada kegiatan BBGRM kali ini ada berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan, diantaranya lomba penilaian pelaksanaan terbaik gotong royong masyarakat tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2016, memberikan bantuan peralatan gotong royong, penanaman 400 pohon. sedangkan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 44 tahun 2016 TP PKK Kabupaten Kampar juga melaksanakan berbagai perlombaan yang di ikuti oleh kader-kader PKK dan pengurus di kecamatan maupun desa diantaranya lomba mengaji hafiz 30 Juz, lomba memandikan bayi, lomba MC.
Pada kesempatan ini Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar, Eva Yuliana Jefry Noer mengatakan dalam rangka peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-44 diharapkan bahwa Tim penggerak PKK secara berjenjang berupaya keras untuk memperkuat kelompok dasawisma yang merupakan ujung tombak dari gerakan PKK termasuk didalamnya dengan memberikan perhatian kepada kader-kadernya.
Ditambahkan Eva dalam memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK, mari kita mengevaluasi apa saja yang telah dilakukan oleh PKK selama setahun ini, kemudian keberhasilan yang telah dicapai, apa masalah dan hambatannya, bagaimana solusi yang dibuat kedepannya untuk dijadikan tonggak agar melangkah lebih baik pada tahun berikutnya.(Adv/humas)
| Editor | : | Tis-humas |
| Kategori | : | Kampar |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau