Jumat, 5 Juni 2026

Breaking News

  • Cegah Abrasi di Pesisir Kabupaten Siak, Polres Bersama Pemerintah Kampung Penyengat Tanam 7000 Bibit Mangrove   ●   
  • Sidang Memanas, Abdul Wahid dan SF Hariyanto Saling Berdebat    ●   
  • Satu Tahun Pimpin Siak Pasangan Afni-Syamsurizal Berhasil Bangun Sektor UMKM dan Kesehatan   ●   
  • Azlaini Agus: Kasus Abdul Waid Ini Adalah Kasus By Design untuk Menjegal!   ●   
  • SF Hariyanto Jadi Saksi Sidang Perkara Dugaan Korupsi Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid    ●   
Satu Tahun Pimpin Siak Pasangan Afni-Syamsurizal Berhasil Bangun Sektor UMKM dan Kesehatan
Jumat 05 Juni 2026, 06:56 WIB

Satu Tahun Pimpin Siak Pasangan Afni-Syamsurizal Berhasil Bangun Sektor UMKM dan Kesehatan

SIAK. RIAUMADANI. COM - Pasangan Afni Z -Syamsurizal resmi dilantik pada 4 Juni 2025 lalu sebagai Bupati Siak dan Wakil Bupati Siak periode 2025-2030. Roda pemerintahan kabupaten Siak di bawah kepemimpinan mereka genap berjalan setahun penuh pada Kamis (4/6/2026).

Memasuki setahun kepemimpinan ini, mereka mengklaim sejumlah keberhasilan dan pencapaian. Mulai dari pembayaran utang hingga pembangunan jalan hingga ke polosok.

Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar, menyebut salah satu fokus utama pemerintahan selama setahun ini adalah menyelesaikan utang daerah.

Bahkan ia menggunakan bahasa warisan utang daerah. 

“Sekaligus memastikan pembangunan tetap berlangsung hingga ke pelosok kampung,” ujar Mahadar. 

Menurut Mahadar, hingga kini Pemkab Siak telah membayarkan utang kegiatan tahun anggaran 2024 sebesar Rp231.736.900.663,91 dari total utang yang diwariskan sebesar Rp326.945.724.215,41.

“Selain memastikan BUMD wajib rebound, fokus dan komitmen Pemkab Siak sesuai arahan Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati tetap bayar utang, karena ada nasib pihak ketiga yang perlu diprioritaskan,” kata Mahadar dengan percaya diri. 

Mahadar juga dengan penuh percaya diri menyebut baik bupati maupun wakil bupati optimistis bisa membayarkan utang ini.

Caranya dengan menerapkan disiplin fiskal dalam bentuk efisiensi dan peningkatan PAD. 

Ia menjelaskan, masih terdapat sisa utang sekitar Rp95,2 miliar untuk kegiatan tahun 2024 dan beban utang sekitar Rp250 miliar pada tahun 2025.

Sisa utang itu dipastikannya masih dalam proses penyelesaian. 

“Kondisi tersebut semakin berat karena sejumlah kegiatan telah dilelang sebelum pelantikan kepala daerah pada 4 Juni 2025,” sebutnya.

Meski demikian, kata Mahadar, pembangunan infrastruktur tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. (**)

 




Editor : Tis
Kategori : Siak
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top